Puisi Hasyim Membaca Hikayatnya | Mardi Luhung

Rabu, 29 Januari 2014

Puisi Hasyim Membaca Hikayatnya | Mardi Luhung

Puisi Hasyim Membaca Hikayatnya | Mardi Luhung - Halo guys hari ini gue mau bagiin artikel puisi. Puisi Hasyim Membaca Hikayatnya | Mardi Luhung ini buat loe yg lagi cari. Oya guys jika loe mau cari puisi lain, silahkan cari disini. Loe mau cari puisi apa ? apa puisi seperti ini :

puisi, puisi cinta, puisi ibu, puisi guru, puisi sahabat, puisi perpisahan, puisi pendek, puisi tentang alam, puisi pendidikan, puisi chairil anwar, puisi pahlawan, puisi romantis, puisi persahabatan, puisi sedih, puisi rindu, puisi bahasa inggris, puisi tentang lingkungan, puisi ayah, puisi alam, puisi kartini, puisi perpisahan sekolah, puisi aadc, puisi anak, puisi aadc 2, puisi aku, puisi adalah, puisi aan mansyur, puisi ayah dan ibu, puisi aadc 1, puisi ada apa dengan cinta 2, puisi aku karya chairil anwar, puisi agama, puisi anekdot, puisi adiwiyata, puisi anak tk, puisi anak sekolah, puisi air, puisi amir hamzah, puisi anak jalanan, puisi bahasa jawa, puisi berantai, puisi bahasa sunda, puisi bebas, puisi buat pacar, puisi bahasa indonesia, puisi bahasa inggris dan artinya, puisi bunda, puisi bahasa bali, puisi bertema pendidikan, puisi bunga, puisi banjir, puisi bertema lingkungan, puisi bencana alam, puisi baru, puisi bunga mawar, puisi buat ibu, puisi buku, puisi bijak, puisi cinta sedih, puisi cinta islami, puisi cinta romantis, puisi cinta pendek, puisi cinta bahasa inggris, puisi cinta lucu, puisi chairil anwar aku, puisi cinta sejati, puisi cinta bertepuk sebelah tangan, puisi cinta gus mus, puisi cinta kahlil gibran, puisi cinta bahasa arab, puisi cinta tanah air, puisi cinta romantis untuk pacar tersayang, puisi cinta chairil anwar, puisi cak nun, puisi cinta jarak jauh, puisi cita cita, puisi dalam bahasa inggris, puisi doa, puisi diponegoro, puisi desaku, puisi di aadc 2, puisi doa karya chairil anwar, puisi di film aadc, puisi dan maknanya, puisi dian sastro, puisi di pagi hari, puisi dokter, puisi derai derai cemara, puisi doa untuk ayah, puisi dengan tema pendidikan, puisi diponegoro karya chairil anwar, puisi diam, puisi dengan tema keindahan alam, puisi doa untuk ibu, puisi dalam bahasa jawa, puisi desa, puisi emha ainun najib, puisi emansipasi wanita, puisi embun pagi, puisi elegi, puisi ekonomi, puisi egois, puisi english, puisi edelweis, puisi epigram, puisi empat bait, puisi epik, puisi esai, puisi es krim, puisi emosi, puisi emily dickinson, puisi entahlah, puisi elang, puisi eka budianta, puisi edan, puisi ekosistem, puisi film aadc, puisi fls2n, puisi fatamorgana, puisi fiersa besari, puisi film aadc 2, puisi fisika, puisi fenomena alam, puisi filsafat, puisi fajar, puisi fls2n 2016, puisi fls2n 2015 smp, puisi frustasi, puisi friendzone, puisi faisal oddang, puisi film, puisi facebook, puisi fajar merah, puisi filosofi kopi, puisi film 5 cm, puisi filosofi, puisi galau, puisi gus mus, puisi gugur, puisi gunung, puisi guru singkat, puisi gombal, puisi gerhana matahari, puisi guru 4 bait, puisi gempa bumi, puisi gus mus kau ini bagaimana, puisi gunung meletus, puisi guru 3 bait, puisi guruku pahlawanku, puisi gokil, puisi guru dalam bahasa inggris, puisi guru terbaik, puisi gembira, puisi gus mus mp3, puisi gie, puisi hujan, puisi hari kartini, puisi hati, puisi harapan, puisi hari pendidikan, puisi hutan, puisi humor, puisi hilang, puisi hujan bulan juni, puisi hidup, puisi hewan, puisi habis gelap terbitlah terang, puisi habibie untuk ainun, puisi hampa dll.

Ok ni puisi yg gue maksud :

Puisi Hasyim Membaca Hikayatnya | Mardi Luhung

Hasyim Membaca Hikayatnya
Mardi Luhung

suaranya seperti nyawa ombak
yang menguntit bayanganmu

dan suara Hasyim adalah pintu
bagi nyali-laut yang ganjil
yang akan mengangkuti ranjangmu

ranjang tempat kau mimpi
dan menyerahkan segenap semesta
yang telah kau simpan di benakmu

Hasyim memang setengah-gila
dia membaca juga memaksa, dan
sesekali menggugurkan hikayatnya

lalu berkata: “Dengan nama kalam,
semuanya tiba dan pergi, dengan
beras, pedang, matahari atau uang!”

dan Hasyim pun tahu, jika kau
terkejut, seperti kejut batang-leher
yang tersedak, batang-leher

yang cuma bisa merunduk, saat
kelenjar-api disiramkan
ke hari dan ke almanak mereka

atas nama yang lain dan yang lain
yang merangkak dengan berat
dan juga atas nama yang lain dan yang

lain lagi, yang mengajari siapa saja
menyeru lewat mulut yang santun
mulut yang makan dengan 33 kunyahan

mulut yang menyimpani
palawija, balai dan tanah-tanahan
ke dalam kantung-kantung

kantung-kantung yang cuma
bisa melungker, seperti melungkernya
kotoran-kotoran di jamban-pantai

“Kotoran hitam dan bau!”
kotoran hitam dan bau? Akh, Hasyim pun
ketawa, sambung hikayatnya:

“Alkisah, di pusar-dasar dan ceruk-badai,
pantat ibumu demikian besar, demikian
menguasai segenap arus dan hilir,”

dan 500 halaman hikayat pun tak
cukup untuk menulis dan menghafalnya
sebab ibumu cuma duduk sambil bersiul

ke arah ranjangmu yang terangkut itu
sedang di angkasa: “Berita, sepatu, bank,
semen dan pupukmu diterbangkannya,”

berarak seperti terhukum yang terusir
terhukum yang terantai dan berkelonengan
lewat sampan-sampan yang oleng

ya, Hasyim membaca dan terus membaca hikayatnya
suaranya pun terus seperti nyawa-ombak
yang menguntit bayanganmu:

“Dan setengah gila!”

Gresik, 2003

Semoga artikel Puisi Hasyim Membaca Hikayatnya | Mardi Luhung ini membuat loe senang. dan jika mau loe harus bagiin artikel Puisi Hasyim Membaca Hikayatnya | Mardi Luhung ini kepada temen2 loe. Gue akan seneng jika loe bagiin di sosmed. Dah gitu ja.. gue pamit sampai ketemu pada puisi selanjutnya.