Puisi Malari: 1974 | Zeffry J. Alkatiri - Halo guys hari ini gue mau bagiin artikel puisi. Puisi Malari: 1974 | Zeffry J. Alkatiri ini buat loe yg lagi cari. Oya guys jika loe mau cari puisi lain, silahkan cari disini. Loe mau cari puisi apa ? apa puisi seperti ini :
puisi, puisi cinta, puisi ibu, puisi guru, puisi sahabat, puisi perpisahan, puisi pendek, puisi tentang alam, puisi pendidikan, puisi chairil anwar, puisi pahlawan, puisi romantis, puisi persahabatan, puisi sedih, puisi rindu, puisi bahasa inggris, puisi tentang lingkungan, puisi ayah, puisi alam, puisi kartini, puisi perpisahan sekolah, puisi aadc, puisi anak, puisi aadc 2, puisi aku, puisi adalah, puisi aan mansyur, puisi ayah dan ibu, puisi aadc 1, puisi ada apa dengan cinta 2, puisi aku karya chairil anwar, puisi agama, puisi anekdot, puisi adiwiyata, puisi anak tk, puisi anak sekolah, puisi air, puisi amir hamzah, puisi anak jalanan, puisi bahasa jawa, puisi berantai, puisi bahasa sunda, puisi bebas, puisi buat pacar, puisi bahasa indonesia, puisi bahasa inggris dan artinya, puisi bunda, puisi bahasa bali, puisi bertema pendidikan, puisi bunga, puisi banjir, puisi bertema lingkungan, puisi bencana alam, puisi baru, puisi bunga mawar, puisi buat ibu, puisi buku, puisi bijak, puisi cinta sedih, puisi cinta islami, puisi cinta romantis, puisi cinta pendek, puisi cinta bahasa inggris, puisi cinta lucu, puisi chairil anwar aku, puisi cinta sejati, puisi cinta bertepuk sebelah tangan, puisi cinta gus mus, puisi cinta kahlil gibran, puisi cinta bahasa arab, puisi cinta tanah air, puisi cinta romantis untuk pacar tersayang, puisi cinta chairil anwar, puisi cak nun, puisi cinta jarak jauh, puisi cita cita, puisi dalam bahasa inggris, puisi doa, puisi diponegoro, puisi desaku, puisi di aadc 2, puisi doa karya chairil anwar, puisi di film aadc, puisi dan maknanya, puisi dian sastro, puisi di pagi hari, puisi dokter, puisi derai derai cemara, puisi doa untuk ayah, puisi dengan tema pendidikan, puisi diponegoro karya chairil anwar, puisi diam, puisi dengan tema keindahan alam, puisi doa untuk ibu, puisi dalam bahasa jawa, puisi desa, puisi emha ainun najib, puisi emansipasi wanita, puisi embun pagi, puisi elegi, puisi ekonomi, puisi egois, puisi english, puisi edelweis, puisi epigram, puisi empat bait, puisi epik, puisi esai, puisi es krim, puisi emosi, puisi emily dickinson, puisi entahlah, puisi elang, puisi eka budianta, puisi edan, puisi ekosistem, puisi film aadc, puisi fls2n, puisi fatamorgana, puisi fiersa besari, puisi film aadc 2, puisi fisika, puisi fenomena alam, puisi filsafat, puisi fajar, puisi fls2n 2016, puisi fls2n 2015 smp, puisi frustasi, puisi friendzone, puisi faisal oddang, puisi film, puisi facebook, puisi fajar merah, puisi filosofi kopi, puisi film 5 cm, puisi filosofi, puisi galau, puisi gus mus, puisi gugur, puisi gunung, puisi guru singkat, puisi gombal, puisi gerhana matahari, puisi guru 4 bait, puisi gempa bumi, puisi gus mus kau ini bagaimana, puisi gunung meletus, puisi guru 3 bait, puisi guruku pahlawanku, puisi gokil, puisi guru dalam bahasa inggris, puisi guru terbaik, puisi gembira, puisi gus mus mp3, puisi gie, puisi hujan, puisi hari kartini, puisi hati, puisi harapan, puisi hari pendidikan, puisi hutan, puisi humor, puisi hilang, puisi hujan bulan juni, puisi hidup, puisi hewan, puisi habis gelap terbitlah terang, puisi habibie untuk ainun, puisi hampa dll.
Ok ni puisi yg gue maksud :
Puisi Malari: 1974 | Zeffry J. Alkatiri
Malari: 1974SEBUAH EPISODE YANG DIGUBAH BERDASARKAN PENGALAMAN PENULIS SEWAKTU DUDUK DI KLAS II SMPN XXXV - GAMBIRZeffry J. AlkatiriBubaran sekolah aku mengikuti rombonganYang meneriakkan pekik kebebasan dalamkemarahan.Pada hari itu aku banggadapat mengempiskan tiga mobil perwira.Temanku lima bahkan ada yang sepuluh.Semua berlomba mengumpulkan pentilsebanyak mungkin.Para perwira terpaksa harus berjalanbersama massa.Pada hari itu kami banggadapat mengusir PanserYang petugasnya berendam di dalam.Kami bergembira dapat menghalau robot-robotberpakaian seragamYang mundur kehabisan strum.Pada hari itu, kami menjadi sombong,Karena berhasil menakuti para birokratdan aparat.Di Pejambon,Aku bergabung dengan serombongan ArekYang seakan sedang mementaskanpertunjukan reog.Mata mereka seperti terpejam.Hawa mulutnya menebar anggur kebencianGarang membawa balok dan pentunganSambil berteriak seperti orang kesurupan.Kami lalu berbelok ke arah Lapangan BantengMenuju Proyek Senen.Di sana,Para perempuan penjaga tokoberlari merundukSeperti kijang menghindar terkaman macan.Pemilik toko komat-kamit,Entah berdoa atau ngomel tak karuan.Para preman Batak ikut sibukmembersihkan perhiasan.Warga Sentiong, Tanah Tinggi, Kwitang,dan Alamo KwiniBerebut memusnahkanbarang produksi Jepang.Sehari itu,Mata kami menjadi ahli membedakanBarang yang mana yang harus dibuangProyek Senen terbakar,Jakarta lengangSemua orang berjalanBahkan di jalan orang dapat tiduran.Iring-iringan rombongan seperti ada perayaan.Ya, memang adaPerayaan menyambut kemenanganPerayaan menyambut kebencianPerayaan menyambut kemarahanDan perayaan menyambut kecemburuan.Atas nama sebagian orang yang tidak dapatmencicipi harta bantuan utang Jepang.Di Bunderan Air Mancur,Mahasiswa bersama massa mendesak asprimundurKarena dianggap sebagai antek TanakaYang menjerumuskan masyarakat Indonesiake jurang romusha.Brandwier kehabisan airUntuk memadamkan jiwa-jiwa yang terbakarYang melemparkan kekesalannya melaluibatu-batu,Melalui linggis, dan melalui api.Baru pada hari itu, aku merasakan menjadipemilik kota iniDan merasakan menjadi pemilik negeri ini.Setelah berjalan berputar-putar,kami berpencaran.Di pinggir jalan orang bertanya,Tentang asap yang menghitamdi belakang kami.Di depan jalan ke rumahkuPara tetangga bergerombolSeakan berhasil menjerat mangsa buruanMereka mengurungku dan menanyakanperistiwa hari itu.Ternyata, aku adalah orang pertama yangditunggunya.Nah…, aku menjadi pewarta.Mereka mengikutiku sampai ke serambirumahku.Dengan tenang kuurut semua menit kejadian.Pada hari itu Aku menjadi beritaAku menjadi penceritaAku menjadi koran dan radioAku adalah si pewartaYang bangga dapat mengalahkanOom Usman dan ‘Ceu EtyYang biasa menyajikan berita kepada para tetangga.Akulah beritaAkulah koran dan radioAkulah si penceritaAkulah si pewartaAkulah si pencatat pertamaYang membuat Oom Usman dan ‘Ceu Etymelongo dan keqiPada hari itu kesombongan merekakutaklukkan.Sampai tengah malamPara tetangga masih seperti lalatmengerubungi bangkaiku.Walaupun berjalan berkilo meter,aku tidak merasa lelah.Yang tersisa hanya perasaan bahagiaAtas kebebasan, kemenangan,dan keberanian.Selesai,Semua telah kuwartakan.Tapi ada sesuatu yang kulewatkanYang tak kuceritakan pada merekaDan tak akan pernah kuceritakan,Bahwa di dalam kantong celanakuTersimpan puluhan jam tanganDan beberapa emas batanganHasil jarahan…1999
Semoga artikel Puisi Malari: 1974 | Zeffry J. Alkatiri ini membuat loe senang. dan jika mau loe harus bagiin artikel Puisi Malari: 1974 | Zeffry J. Alkatiri ini kepada temen2 loe. Gue akan seneng jika loe bagiin di sosmed. Dah gitu ja.. gue pamit sampai ketemu pada puisi selanjutnya.